SUNGAIPENUH –Turnamen olah raga sepak bola terbesar di Provinsi Jambi, Gubernur Cup 2019, sedang berlangsung di Kabupaten Merangin.
Sejumlah Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi,menyiapkan tim terbaik, untuk memeriahkan perhelatan tahunan ini.
Namun di tengah besarnya euforia masyarakat provinsi Jambi ini, kabar tak sedap datang dari Kota Sungaipenuh. Sungaipenuh tidak mengirimkan wakil mereka, pada ajang Gubernur Cup.
Menanggapi isu dan pemberitaan yang sedang menyebar luas terkait dengan tidak dikirimnya tim sepak bola Kota Sungai Penuh, membuat mantan Ketua PSSI Kota Sungai Penuh, Fikar Azami angkat bicara.
Dikatakannya, banyak pemberitaan dan isu yang berkembang di masyarakat,yang menyalahkan PSSI Kota Sungai Penuh tidak bertanggung jawab dan banyak yang meminta dirinya bertanggung jawab, karna disebut sebagai ketua PSSI Kota Sungai Penuh.
"Sejak awal Desember yang lalu saya sudah tidak lagi menahkodai PSSI Kota Sungaipenuh dan sudah di plt kan kepada sdr Taufik, yang berasal dari Merangin. Sesuai dengan SK yang dikeluarkan PSSI Provinsi Jambi yang ditandatangani langsung oleh Ketua PSSI Provinsi, dokter Medrin Joni, spog," ungkapnya.
Dijelaskannya, pergantian tersebut dilaksanakan tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu kepada dirinya, yang notabene masih sebagai komite eksekutif PSSI Provinsi.
"Jadi bagaimana mungkin saya harus bertanggung jawab sementara saya sudah tidak lagi menjabat sebagai Ketua PSSI," tegasnya.
Selama menjadi Ketua PSSI tambah Fikar, tidak pernah absen mengikuti dan memberangkatkan tim sepakbola Kota Sungaipenuh di ajang Gubernur Cup.
Kalaupun plt yang ditunjuk oleh Madrin Joni tidak mampu melaksanakannya karena bukan berasal dari Sungai Penuh, harusnya bisa berkoordinasi dengan pemerintah kota. "Atau bisa lansung dengan saya," terangnya.
Tapi, kata politisi muda itu, sampai detik ini tidak ada satupun perwakilan PSSI baik kota atau provinsi yang berkoordinasi dengan pemkot ataupun dirinya.
"Sekian yang bisa saya sampaikan agar tidak terjadi opini liar dan pemberitaan yang simpang siur," pungkasnya
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sungaipenuh, Toni Indrayadi juga menyampaikan hal senada.
Kata dia, pengurus PSSI Kota Sungaipenuh tidak ada melakukan koordinasi dengan Koni.
“Ketua PSSI Sungaipenuh bukan lagi pak Fikar Azami, namun sudah diketuai oleh Pak Taufik ( dari Kabupaten Merangin, red). Pengurus yang sekarang ini tidak berkoordinasi dengan kita (KONI, red),” ungkapnya
Menurut Kandidat Doktor ini, Toni Indrayadi, Plt ketua PSSI Kota Sungaipenuh harus singkron dengan KONI. "Plt ketua PSSI harus dari Kota Sungaipenuh untuk mempermudah komunikasi," pungkasnya. (eja)