Banjarbaru - Komplek Sekretariat Daerah Kalimantan Selatan di Kota Banjar Baru menjadi lokasi perhelatan puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 Sabtu (8/2) sejak sebelum pukul 06.00 W pagi itu telah ramai para insan pers dari penjuru nusantara berkumpul ditempat ini guna menghadiri acara HPN tersebut.

Pantauan Halo Jambi News Presiden RI Joko Widodo memasuki tribun utama penyelengggaraan serimonial Puncak Peringatan HPN 2020 Komplek Sekretariat Daerah Kalsel pukul 09.20 WITA disambut oleh ratusan insan pers dengan jepretan kamera ditribun kanan panggung acara. Segera setelah ini tampil dipanggung menyambut presiden sejumlah gadis penari mengenakan kostum warna merah membawakan tarian adat "Ayun Anak".

Setelah lebih kurang dua jam tamu undangan yang menunggu kedatangan Presiden RI, baru kemudian sekitar hampir pukul 09.30 WITA sosok diri RI 1 tersebut tampak dari arah Kantor Sekretariat Pemda Kalsel mengenakan kemeja putih berjalan menuju tenda panggung acara didampingi Ketua DPR RI Puan Mahar tampak didampingi juga oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua Dewan Pers M. Nuh.

Acara berlangsung seiring kedatangan presiden yang ditandai dengan seluruh hadirin berdiri dan dalam menit berikutnya lagu Indonesia Raya berkumandang seluruh hadirin menyanyikan bersama lagu Indonesia Raya dengan hidmad.

Ketua PWI Pusat Atal S. Depari dalam kata sambutannya mengemukakan tentang dukungannya terhadap Kalimantan Selatan sebagai pintung gerbang Ibukota negara."Syukur Alhamdulillah, Tuhan Maha Penyayang dengan ridhoNya HPN terlaksana di Kalimantan Selatan, menggemakan tema Pers menggelorakan Kalimantan Selatan Sebagai Gerbang Ibukota Negara, Kalsel tengah mempersiapkan diri selaku gerbang Ibukota negara," ujar Atal. 

Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI) menurut Atal dalam memperingati dan merayakan HPN setiap tahunnya diadakan daerah."Kami menggelar anugerah kebudayaan diikuti oleh seluruh Indonesia, terpilih 10 kepala daerah, karena DNA bangsa Indonesia adalah kebudayaan, bahkan Unisco menetapkan Indonesia adalah super power kebudayaan," ungkap Atal dihadapan Presiden dan hadirin.

Usai Ketua PWI menyampaikan kata sambutannya, tampil dihadapan hadirin Ketua Dewan Pers M Nuh menggemukakan tentang Deklarasi kemerdekaan Pers Indonesia, memaknai hal ini M Nuh menyampaikan buah pikirannya bahwa pada setiap kegiatan HPN adalah memperkuat ketersambungan, sambung silaturrahmi, pers menyambungkan masa lalu, masa kini dan masa depan, pers yang tidak bisa menyambungkan masa lalu, masa kini dan masa depan pers akan tertinggal."Ketersambungan yang menyambungkan Kalsel dengan ibukota negara, kehadapan kita sekarang kita tahu betul Kalsel adalah pintu gerbang ibukota negara,"ucap M. Nuh.

Melalui tema acara HPN tahun ini 'Pers Menggelorakan Kalimantan Selatan Sebagai Gerbang Ibu Kota Negara' sehingga dengan semangat sambutannya, Presiden RI Jokowi menyebutkan pers menjadi temannya sehari-hari, dirinya mengaku menyempatkan diri menghadiri peringatan HPN 2020 di tengah kesibukannya.

"Dalam perjalanan menuju Canberra saya membelokkan perjalanan ke Banjarmasin. Sekali lagi ini demi HPN," ucapnya. 

Presiden RI ini dihadapan seluruh insan pers mengungkapkan tentang peran pers dalam berbangsa dan bernegara. Pers dikatakannya merupakan lembaga yang memberitakan kinerja pemerintah, pers juga berkontribusi menjaga kondusivitas bangsa.

"Peran pers diharapkan tidak menambah kepanikan. Negara sangat membutuhkan dalam perspektif yang jernih," kata Presiden.

Usai acara berlangsung Presiden Jokowi yang segera akan meninggalkan lokasi acara "sempat" terhadang sekian puluh menit dengan ratusan insan pers dan tamu undangan lainnya yang ingin melakukan photo selfi, meski kuatnya pengawalan pasukan pengawal presiden namun tidak dapat membendung semangat ratusan orang mencegat Jokowi guna bisa mengabadikan kebersamaan mereka dengan sang Presiden RI tersebut. (ifa)