Tanjab Timur - Seluruh kepala desa di kabupaten Tanjung Jabung Timur, Senin 25 Maret 2019 terbang ke Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Para kepala desa di bumi sepucuk nipah serumpun nibung tersebut Study banding belajar inovasi Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) serta tata kelola Pembangunan desa di kabupaten Malang.

Kabid Pembangunan Desa Dinas PMD Tanjabtim, Amri Juhardi mengatakan, bahwa untuk ke sana anggaran yang dikeluarkan setiap aparat desa sebesar Rp7,5 juta per orang, dana tersebut dari anggaran dana desa. Studi wawasan tersebut, jelas Amri, diikuti oleh 73 kepala desa se kabupaten Tanjabtim.

"Total lima hari, dari hari Senin hingga Jumat. Diikuti seluruh kepala desa, kalau Anggarannya itu Rp 7,5 juta per orang dari APBDes desa," ujar Amri saat dihubungi halojambi.id via seluler , Senin (25/03/19).

Disebutkan amri, Study banding tidak hanya di Kabupaten Malang saja, namun 73 kepala di Tanjung Jabung Timur juga akan di boyong ke Surabaya.

"Pembukaan nya di malang. Cuma Bintek nya juga akan dilaksanakan di Surabaya. Yang pergi satu desa satu orang, yakni Kepala desa, bukan pengurus Bumdes. Nanti akan ada juga kunjungan ke desa terbaik di seluruh Indonesia desa Pujon Kidul di Malang,"tandasnya.

Studi bunding yang menelan anggaran ratusan juta rupiah ini diharapkan dapat memberikan hasil positif bagi pembangunan dan kemajuan desa di bumi sepucuk nipah serumpun nibung, bukan malah sebaliknya.(kms)