Halo Jambi Sarolangun- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sarolangun, Jambi, fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Fazin Hisabi menemui wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) Dzulfikar Ahmad Tawalla, Rabu (21/5/2025) di Jakarta.
Pada hari ini saya langsung menghadap ke kantor Pak Wamen Untuk mencari informasi terkait Tenaga kerja Indonesia (TKI ) Yang berasal dari Kabupaten Sarolangun Jambi di Desa Gurun Baru Kecamatan Mandi Angin yang meninggal di Malaysia, kata Fazin Hisabi yang juga wakil ketua komisi II DPRD Sarolangun ini kepada Halo Jambi Rabu (21/5/2025).
Fazin menjelaskan" Pihak yang menjadi penanggung jawab Tenaga Kerja Indonesia (TKI) menyampaikan bahwa kepengurusan dibawah koordinasi langsung mereka. "Persoalannnya almarhum tidak terdaftar secara resmi dan terkendala biaya pemulangan," Jelas Fazin
Lanjutnya" Pihak kementerian sudah mengirim surat ke Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun untuk bantuan pemulangan, Sekiranya biaya pemulangan sudah tersedia, proses pemulangan pemakaman akan dilakukan mungkin. Kami dapat informasi, bang Dewan Provinsi Jambi, Sarwan Ghani bisa membantu secara langsung. Akan lebih baik dan akan cepat dalam prosesnya. Pihak menteri menunggu informasi ini," kata Fazin Hisabi.
Berdasarkan penelusuran Halo Jambi adapun TKI tersebut bernama Ridwan, TKI yang meninggal di Hospital Alor Gajah, Malaka, Malaysia, masih tertahan sejak 26 April 2025 atau sudah lebih dari 20 hari, Pria Asal Gurun Baru, Kecamatan Mandi angin Kabupaten Sarolangun Jambi. Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) adalah kementerian yang bertanggung jawab atas pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.
Kementerian ini berfungsi untuk memastikan PMI mendapatkan hak-haknya, baik di dalam negeri maupun di negara tujuan kerja KemenP2MI juga bertugas untuk mencegah terjadinya perdagangan orang (TPPO) dan eksploitasi terhadap PMI.(Red)