Percekcokan Bersama Teman Kerja,Rz Tewas Di Bacok
TANJABTIMUR-halojambi.id Polres Tanjab Timur Jambi, berhasil mengamankan pelaku pembunuhan Warga Mendahara Ulu, dengan membacok leher temannya hingga tewas. Rabu (26/6/2019). Ss (37) warga Desa sungai beras kecamatan mendahara ulu kelurahan Simpang Tuan, melakukan membacok korban Rz (30), sehingga korban tewas di tempat.
Kapolres Tanjung Jabung Timur, AKBP Agus Desri Sandi dalam keterangannya mengatakan kejadian disebabkan karena percekcokan sesama teman kerja, yaitu antara korban (RZ) dan pelaku (SS), pelaku yang tidak terima dengan perkataan korban, (SS )membacok leher korban dengan senjata tajam. "Motifnya pelaku dan korban sesama teman kerja pelaku beberapa hari sebelum nya meminjamkan uang sebesar 2 juta rupiah kepada korban, saat pelaku berusaha mengingatkan kepada korban untuk bekerja lebih baik agar bisa membayar pinjaman, akan tetapi korban malah membalas dengan kata kasar" ungkap Kapolres Tanjab Timur.
Kronologis kejadian sekitar pukul 03.00 pelaku bagun untuk makan, dan di saat bersamaan korban juga terbangun untuk buang air kecil. Setelah korban keluar kamar kecil pelaku mengingatkan agar bekerja baik-baik agar mempermudah mengembalikan pinjamam. Setelah di ingatkan seperti itu korban malah memberi jawaban yang cukup kasar "Lantaklah situ, aku tak takut sama siapo" ungkap korban, kemudian korban kembali menarik selimut untuk kembali tidur, tak disangka pelaku yang emosi seketika membacok leher korban saat hendak tidur, dan seketika itu juga korban tewas di tempat. Setelah membacok korban pelaku pelaku menyerahkan diri ke Polsek Mendahara Ulu.
"Pelaku di tuntut dengan Pasal 338 KUHP dan dengan ancamanya 15 tahun penjara" ungkapnya Pelaku, Ss (37) mengatakan pembacokan saya lakukan secara spontan karena kesal terhadap kata-kata korban "Pembantaian tersebut terjadi secara spontan, saya cuman mengingatkan kepada korban untuk bekerja lebih baik karena alasannya dia tidak mau kerja lagi, selain itu dia juga beberapa hari yang lalu pernah meminjam uang dengan saya sebanyak 2 juta rupiah".(kms)