Jambi, halojambi.id - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatatkan pada Bulan Desember 2018 Kota Jambi mengalami inflasi sebesar 0,98 persen dan Kota Muara Bungo inflasi sebesar 0,16 persen. Laju inflasi tahun kalender Desember 2018 Kota Jambi yaitu sebesar 3,02 persen dan Muaro Bungo 2,46 persen. 

Kepala BPS Provinsi Jambi Dadang Hardiwan mengatakan, Inflasi di Kota Jambi terjadi pada 6 (enam) kelompok pengeluaran barang dan jasa karena adanya kenaikan indeks, dan inflasi di Kota Muara Bungo terjadi pada 6 (enam) kelompok pengeluaran barang dan jasa karena adanya kenaikan indeks. 

"semua kelompok pengeluaran mengalami peningkatan kecuali Sandang, baik di Kota Jambi maupun Muaro Jambi, "ujarnya, saat rilis di kantor BPS Provinsi Jambi, Rabu (02/01/2019).

Dadang menjelaskan, inflasi tertinggi Desember 2018 berada pada Kelompok Bahan Makanan. Sedangkan, untuk komoditas utama yang memberikan andil terbesar di Kota Jambi yaitu daging ayam ras, angkutan udara, udang basah, bawang merah, telur ayam ras, ikan gabus, bayam, sawi hijau, cabai merah, dan mobil. 

"Sementara itu, komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Muara Bungo adalah daging ayam ras, angkutan udara, bawang merah, pasir, meja kursi tamu, telepon seluler, laptop/notebook, wortel, dan gula pasir," jelasnya. 

Disebutkan Dadang, adapun enam kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan di Kota Jambi yaitu kelompok bahan makanan sebesar 2,89 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,10 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,15 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,54 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,53 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,19 persen. 

Sedangkan, enam kelompok pengeluaran di Muaro Bungo yaitu kelompok bahan makanan sebesar 0,23 persen; kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,04 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,22 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,15 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,03 persen; serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,44 persen. 

Mengenai, Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Jambi sebesar 134,57 dan Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Muara Bungo tercatat sebesar 132,83. 

Dari 23 kota di Sumatera yang menghitung lIHK, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Sumatera terjadi di Kota Pangkal Pinang sebesar 1,88 persen dan terendah terjadi di Kota Banda Aceh sebesar 0,02 persen. Dari 82 Kota yang menghitung IHK di Indonesia, sebanyak 80 (delapan puluh) kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi di Kota Kupang sebesar 2,09 persen dan terendah di Kota Banda Aceh sebesar 0,02 persen. (uya)